facebook ask.fm Youtube Instagram

Dream of Life

  • Home
  • ABOUT
  • CONTACT
Kita cenderung menganggap hal-hal sepele sangatlah tidak penting dan bisa ditangguhkan. Sejujurnya, hal seperti ini tidak bisa diperbudidayakan oleh kita. Kenapa? sebagai insan manusia kita membutuhkan kepercayaan diri, motivasi yang membangun selain itu juga harus berusaha. Jangan mau hanya terpaku oleh mimpi tanpa ada suatu usaha yang menjamin tercapainya mimpi kita.


Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Cinta..

Tak seharusnya kau ada, memang aku egois yang selalu memaksakan hatiku untuk dia terima. Tapi, kini aku sadari tak seharusnya aku begitu.
 
Tuhan..

Buanglah semua rasa ini, biarkan hatiku terhempas di kala senja.
***
Tangisku membawa dia kepadaku. Bagaimana. Bagaimana bisa senja menghempaskan hatiku jikalau dia terus mendekat padaku. Jarak kita hanyalah sebatas bintang dan langitnya.
“Arga,” sapaku padanya, dengan wajah memelas dia berbalik “kenapa? Kenapa al? Kenapa kamu pergi?”
 
Aku tertegun. Sungguh bukan keputusan baik bagi Arga jika aku meninggalkannya. “Maaf,” ku lihat Arga yang ingin mengutuk dunia atas ketidakadilan yang ia terima.
“Maaf? Alya jika memang aku yang salah mencintai kamu, kumohon biarkanlah hatiku berlabuh disetiap pijakan kakimu, atau mungkin ketika matamu benar-benar lelah dengan fatamorgana ini dan disaat itulah biarkan senja  menghempaskan hati dan cintaku darimu.”
 
“Apa? Cinta? Apa benar Arga mencintaiku?” resahku membatin, ingin sekali aku marah. Kenapa Ga? Kenapa baru sekarang kamu katakan kamu mencintaiku? Kemana saja kamu dua tahun ini? Di saat duniaku telah penuh dengan awan-awan gelap, kau datang lagi padaku. Terlambat.
Aku hanya melihat kepergian Arga penuh kekecewaan. Sontak kata-kata piluh itu akhirnya menemukan waktunya,
 
“Ketika hatiku dipenuhi tanda tanya, kemana saja kamu Arga? Ketika bintang tak menemukan malamnya, kau tinggalkan aku. Bagai desir ombak yang menghempas, kau tusukan piluh di hatiku. Dan kini kau kembali untuk mempertanyakan, mengapa senja membawaku pergi. Sungguh kau mengetahui jawabannya. Terlambat.”
http://karangan-senja.blogspot.co.id/2015/08/merindukan-senja.html
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Newer Posts
Older Posts

Hai it's me

Hai it's me

Hello

Hello! it's me Nui. I'm the author behind this blog. I like writting, listening music, cat, and everything makes my feel good and happy.
Hope you enjoy with my weird writtings of my own life.

Labels

  • challenge
  • fashion
  • Food
  • Health Life
  • Life
  • Motivate
  • quotes
  • short story

recent posts

Sponsor

Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support

Blog Archive

  • ▼  2018 (2)
    • ▼  Desember (1)
      • Being Myself is too hard
    • ►  April (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (4)

Created with by BeautyTemplates